pocket pc
pda phone.. hemm, saya pernah menginginkan memilikinya.
dulu, sekitar tahu 2002an, seorang teman yang sempat melancong ke batam (dan katanya sempat ndlesep sebentar ke singapura) datang ke rumah saya. kepada saya, ia menunjukkan pda-nya. ia membukanya dan kemudian berbicara tentang kelebihan-kelebihan kotak eletronik yang mungil itu. “it’s a little PC, dab..” begitu katanya. “dan aku sudah punya dua. kamu perlu memilikinya. kamu mau ngganti (beli) yang ini nggak?”
halahh.. ternyata dia cuman mau ngerayu saya.. dan waktu itu saya hanya menjawab sekenanya, “ah, saya belum begitu ngerti apakah itu tepat untuk saya miliki atau tidak.. tapi, jika nanti teknologi itu sudah integrate dengan handphone, pasti saya ingin memiliki itu.”
akhirnya..
beberapa waktu lalu, saya bertemu online dengan beliau ini. sadenli, beliau mengatakan keinginannya untuk menjual pda-phone-nya. kenapa dijual? itu bukan jadi urusan saya. mungkin saja beliau ingin berganti yang lebih useful. *ya iyaa lhaa?*
waoww.. seperti diingatkan pada omongan saya dulu. “inikah saatnya saya harus memiliki itu?” begitu pikir saya. saya seperti diingatkan pada obrol-rayuan teman saya waktu dulu. so, why not? then, we make a quick deal.. terus terang, seperti beli kucing dalam karung, karena saya masih tidak tahu-menahu perihal teknologi ini.
yang saya hanya ingat adalah ketika teman batam saya itu menunjukkan feature dan ‘kecanggihan’ aplikasi teknologi pda-nya waktu itu. dan ah, barangkali (pastinya) teknologi pda-phone ini lebih useful…
meski bukan produk baru, tapi bagi saya teknologi yang dihadapkan adalah baru. kebetulan, harganya relatif murah. semoga teknologi ini membantu saya dalam banyak hal dan justru tidak ‘menggagapkan’ saya.
sumber foto dari sini
About this entry
You’re currently reading “pocket pc,” an entry on yy
- Published:
- December 1, 2007 / 12:12 pm
- Category:
- uncategorized
- Tags:



No comments yet
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]